LABUAN BAJO — Sejumlah mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi diterima dan dikukuhkan sebagai Relawan Pajak Tahun 2026 setelah berhasil melewati rangkaian seleksi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Para relawan ini akan berperan aktif dalam membantu DJP memberikan pelayanan, edukasi, serta pendampingan kepada wajib pajak, khususnya dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Sebanyak 29 mahasiswa Akuntansi Perpajakan yang dinyatakan lolos akan mengikuti proses pembinaan sebelum diterjunkan langsung ke lapangan. Jumlah ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Program Studi Akuntansi Perpajakan, Agus Wahyudi, mengatakan peningkatan jumlah relawan pajak pada tahun 2026 merupakan hasil dari persiapan yang telah dilakukan sejak tahun 2025.

“Peningkatan jumlah relawan tahun 2026 cukup signifikan, di mana pada tahun 2025 hanya terdapat satu relawan, sedangkan pada tahun 2026 terdapat 29 relawan pajak yang seluruhnya berasal dari Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik eLBajo Commodus,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa persiapan mahasiswa dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pembekalan, hingga pendampingan selama proses seleksi relawan pajak. Seluruh kegiatan tersebut difasilitasi melalui Tax Center Politeknik eLBajo Commodus yang dibina oleh Hilarius Seman.

“Sejak tahun 2025 kami telah mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi relawan pajak tahun 2026. Melalui Tax Center, kami terus berupaya melakukan pendampingan dan pelatihan bagi para mahasiswa,” tambahnya.

Agus Wahyudi juga berharap para Relawan Pajak untuk Negeri (RENJANI) Tahun 2026 mampu menjalankan perannya secara optimal, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga sebagai agen edukasi perpajakan di masyarakat.

“Harapan saya, para relawan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat, menjaga integritas dan tanggung jawab, serta menjadikan pengalaman ini sebagai sarana pembelajaran praktis yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi akademik dan profesional mereka di masa depan,” tutupnya.

Editor : Chellz