LABUAN BAJO — Polres Manggarai Barat kembali membuat langkah tegas dalam perang melawan narkoba. Sebanyak 138 personel diperintahkan menjalani tes urine secara mendadak pada Senin (23/02/2026) pagi di Aula Kemala Bhayangkari, Jalan Frans Lega No. 15, Desa Batu Cermin.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.20 Wita itu diinisiasi Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) dan diawasi langsung oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) serta Seksi Pengawasan (Siwas). Pemeriksaan menggunakan alat 7 parameter berstandar tinggi yang mampu mendeteksi Morphin, Cocain, Benzoat, Ampetamin, Metampetamin, THC (ganja), hingga narkotika sintetis K2.
Plh. Kasi Propam Polres Manggarai Barat, IPTU Yostan A. Lobang, menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada personel yang terlibat penyalahgunaan narkotika.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk meminimalisir sekaligus mencegah adanya keterlibatan personel Polri, khususnya di lingkungan Polres Manggarai Barat, dalam penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Kasiwas Polres Manggarai Barat, IPDA Thomas Ola Payi, memastikan proses berjalan transparan tanpa pengecualian. “Semua melalui prosedur yang sama demi menjaga marwah institusi Polri,” tegasnya.
Kapolres Manggarai Barat, Christian Kadang, menjelaskan bahwa tes urine acak ini merupakan tindak lanjut arahan Listyo Sigit Prabowo terkait pengawasan internal menyeluruh.
“Arahan dari Kapolri kita laksanakan tes urine secara random. Kita ingin memastikan bahwa personel yang bertugas melayani masyarakat benar-benar bersih dari pengaruh narkotika,” kata Christian.
Ia menambahkan, seluruh pimpinan dan anggota dipilih secara acak untuk diperiksa guna menjamin objektivitas. Berdasarkan rekapitulasi tim Sidokkes, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 138 personel dinyatakan negatif narkotika.
“Hasil tes menunjukkan tidak ada satu pun personel yang terindikasi positif. Namun pengawasan akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya demi menjaga integritas institusi,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polres Manggarai Barat sebagai institusi penegak hukum yang bersih, profesional, dan berintegritas.*


Tinggalkan Balasan