LABUAN BAJO – Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, melantik dan mengambil sumpah janji 32 kepala sekolah jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Senin (12/10).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Barat. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pendidikan serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di daerah itu.

Dalam sambutannya, Yulianus Weng mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Atas nama pemerintah, tentu kami menyampaikan profisiat kepada Bapak dan Ibu kepala sekolah yang baru saja dilantik. Tugas ini berat. Terima kasih karena sudah menerima tugas ini,” ujar Yulianus.

Ia meminta para kepala sekolah segera melakukan konsolidasi internal di sekolah masing-masing serta membangun koordinasi yang baik dengan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.

Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif serta mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Yulianus juga mengingatkan para kepala sekolah agar tidak bekerja berdasarkan penafsiran pribadi terhadap aturan yang berlaku. Ia meminta mereka aktif berkonsultasi dengan pihak yang memiliki pemahaman dan kompetensi terkait ketika menghadapi persoalan dalam menjalankan tugas.

“Jangan pernah menginterpretasikan sendiri aturan yang ada. Banyaklah bertanya dan berkonsultasi dengan yang lebih paham terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam pengelolaan program dan anggaran pendidikan, termasuk apabila sekolah menerima dana revitalisasi.

Ia meminta setiap penggunaan anggaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan program berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Apabila mendapat dana bantuan BOS, harus transparan. Pertanggungjawabannya juga harus terbuka,” katanya.

Wakil Bupati berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menunjukkan kapasitas kepemimpinan, profesionalisme, serta kesiapan dalam mengemban tanggung jawab untuk memajukan sekolah yang dipimpin.

Menurut Yulianus, kemajuan Kabupaten Manggarai Barat tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan sektor pariwisata, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan ekonomi daerah. Kualitas pendidikan juga menjadi indikator penting dalam menentukan masa depan daerah.

“Kemajuan daerah juga harus dilihat dari kualitas pendidikan, kemampuan generasi mudanya, serta sejauh mana setiap anak mendapatkan kesempatan yang adil untuk meraih cita-cita yang lebih baik,” demikian Yulianus.

Ia berharap para kepala sekolah dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas dan menjadikan peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama demi mempersiapkan generasi Manggarai Barat yang lebih baik.**