LABUAN BAJO – Industri diving di Labuan Bajo tumbuh pesat seiring melonjaknya aktivitas wisata bahari. Namun, peluang besar tersebut dinilai belum sepenuhnya dinikmati oleh anak-anak lokal.

Kondisi inilah yang mendorong Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM) meluncurkan program P3KOM Got Talent sebagai upaya merebut ruang kerja di industri diving yang kian kompetitif.

‎Ketua P3KOM, Marselinus Betong, mengatakan saat ini sekitar 90 persen wisatawan yang datang ke Labuan Bajo melakukan aktivitas di laut, mulai dari menyelam, snorkeling, hingga wisata bahari lainnya. Kondisi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan terhadap sumber daya manusia penyelam profesional semakin meningkat.

‎“Dulu wisatawan datang ke Labuan Bajo lebih banyak untuk melihat komodo. Sekarang mulai bergeser, mereka ingin melihat keanekaragaman hayati bawah laut yang luar biasa. Hampir 90 persen tamu yang datang melakukan aktivitas di laut,” kata Marsel.

‎Melihat tren tersebut, P3KOM merasa perlu menyiapkan generasi muda lokal agar mampu bersaing dan berperan langsung dalam industri wisata bahari yang terus berkembang.

‎“Melalui program P3KOM Got Talent, kami ingin melahirkan penyelam-penyelam baru dari anak-anak daerah sendiri. Ini bukan hanya soal keterampilan menyelam, tapi juga tentang keselamatan, profesionalisme, dan masa depan pariwisata Labuan Bajo,” ujarnya.

‎Program P3KOM Got Talent diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari sejumlah SMA di Labuan Bajo serta mahasiswa Politeknik Elbajo. Para peserta akan melalui serangkaian tahapan seleksi, di antaranya tes kemampuan berenang sejauh 200 meter,dan uji ketahanan fisik. Setelah dinyatakan lulus tahap ini kemudian akan mengikuti tahapan teori dan praktek menyelam.

‎Peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti pendidikan open water diving akan mendapatkan lisensi menyelam berstandar internasional, yang diharapkan dapat membuka peluang kerja di sektor wisata bahari maupun industri penyelaman profesional.

‎“Kami berharap program ini bisa menjadi pintu masuk bagi generasi muda Labuan Bajo untuk terlibat langsung menjaga dan memanfaatkan kekayaan laut secara bertanggung jawab,” tutup Marsel.

Editor : Chellz