LABUAN BAJO– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke Rumah Adat Gendang Kaper, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 24/2/2026). Kunjungan tersebut disambut secara resmi melalui rangkaian upacara adat Manggarai yang berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kegembiraan.
Kedatangan Kang Dedi diterima para tua adat dan masyarakat di pa’ang sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan. Prosesi dilanjutkan dengan ritual ronda, kemudian penerimaan di dalam rumah adat melalui tuak reis, manuk kapu, serta penyuguhan sirih pinang sebagai lambang persaudaraan dan doa keselamatan.
Penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Caci dan Rangkuk Alu, dua tarian tradisional khas Manggarai yang menggambarkan keberanian, sportivitas, serta semangat kebersamaan masyarakat.
Selain prosesi adat, pelaku UMKM lokal turut memamerkan berbagai produk unggulan, di antaranya kain tenun songke Manggarai, selendang dan topi adat, produk herbal Sari Toga Komodo, kemasan kopi lokal, hingga olahan kacang mete produksi masyarakat Kaper. Sajian pangan lokal dan kopi khas daerah melengkapi suasana hangat penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya di lokasi, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya atas kekayaan budaya Manggarai yang dipertahankan oleh masyarakat setempat. Menurutnya, budaya bukan hanya sekadar warisan, tetapi juga sumber kekuatan dan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan bersama.
“Saya merasa sangat terhormat bisa berada di tempat yang penuh makna budaya seperti Rumah Adat Gendang Kaper ini. Tradisi yang dipertahankan oleh masyarakat Manggarai adalah kekayaan luar biasa yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Kita datang bukan hanya sebagai tamu, tetapi juga sebagai sahabat yang ingin belajar dan bersinergi untuk melestarikan nilai-nilai luhur ini,” ujar Gubernur Dedi Mulyadi di hadapan para tokoh adat dan masyarakat setempat.
Kunjungan tersebut juga dihadiri utusan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Selman.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Barat yang telah berkenan datang ke Manggarai Barat dan mengunjungi rumah adat kami. Momentum ini adalah peristiwa yang penuh rahmat, karena kita semua memiliki kehendak baik untuk menguatkan adat dan kebudayaan bangsa. Mari kita melangkah bersama membangun bangsa melalui kolaborasi demi kuatnya budaya Indonesia yang berkelanjutan,” ungkap Frans.
Kunjungan ini menjadi simbol persatuan dalam keberagaman, sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya sebagai fondasi pembangunan nasional.


Tinggalkan Balasan