LABUAN BAJO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat terus menggencarkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan pemasangan iklan ilegal di sejumlah titik strategis Labuan Bajo, Senin (23/3). Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, serta estetika kawasan wisata premium tersebut.

Dalam operasi rutin tersebut, petugas menemukan sejumlah PKL yang berjualan di bahu jalan hingga menyebabkan penyempitan ruas dan mengganggu arus kendaraan. Selain itu, berbagai atribut promosi seperti baliho, spanduk, dan reklame tanpa izin juga ditertibkan karena melanggar aturan tata ruang kota.

Meski melakukan penertiban, Satpol PP tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Para pedagang diberikan peringatan lisan agar segera memindahkan aktivitas jualannya ke lokasi resmi yang telah disediakan pemerintah daerah. Begitu pula dengan pemilik iklan, diminta untuk mengurus izin sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Satpol PP Manggarai Barat, Yeremias Ontong, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin, bukan tindakan represif.

“Patroli dan penertiban ini kami lakukan secara rutin sebagai wujud pengawasan. Kami meminta seluruh elemen masyarakat, baik para pedagang maupun pihak yang memasang iklan, untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku dan mengurus izin resmi sesuai ketentuan. Ruang publik harus tetap aman, lancar, dan nyaman untuk semua orang,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, penataan PKL dan penertiban iklan ilegal menjadi penting seiring meningkatnya aktivitas pariwisata di Labuan Bajo. Sebagai destinasi unggulan, wajah kota harus tetap terjaga agar memberikan kesan positif bagi wisatawan.

Yeremias juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penindakan. Namun, jika pelanggaran terus berulang, Satpol PP tidak akan ragu mengambil langkah tegas sesuai peraturan daerah yang berlaku.

Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung citra Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata yang bersih dan teratur.

 

Editor : Chellz