REOK BARAT – Sebuah pengalaman mistis dan penuh ketegangan terjadi sebelum penemuan korban tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai, Desa Toe, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Vincentius Jemadu, warga Kampung Kalo, Dusun Lengko Alo, menceritakan dirinya sempat bermimpi melihat seekor babi hutan mati yang sudah membusuk di kali dekat rumahnya.
Usai istrahat siang, Senin (19/1/2026) Vincentius mengajak kedua anaknya melakukan penyisiran di kali. Ia yakin mimpi itu mengarah ke korban tengelam di Tiwu Pai yang belum ditemukan.
“Tepat saat sampai di kali, mereka berdua (nama Vincentius) di sebelah barat, saya berada di timur. Kami terus berjalan. Saat itu saya melihat kaki korban, saya berteriak dan menangis,” katanya.
Vincentius menjelaskan posisi korban berada di atas kayu dengan tangan dan kaki terlipat. Di sekitar ada cabang pohon dan lubang batu. Penemuan ini langsung dilaporkan ke kepala desa setempat.
“Saya memerintahkan anak saya lapor ke desa,” ujarnya.
Usai laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, kepolisian, TNI, serta dibantu masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung hati-hati mengingat kondisi medan sungai yang terjal dan licin.
Detik detik penemuan korban bersamaan dengan kunjungan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi. Kedatangan Edistasius untuk. Memberikan dukungan moral bagi keluarga korban yang merupakan warga Manggarai Barat.
Kadis Perhubungan Manggarai Barat, Adrianus Gunawan yang ikut dalam rombongan Bupati Edistasius mengatakan saat penemuan korban rombongan dari Manggarai Barat baru saja meninjai Tiwi Pai lokasi hilangnya korban.
”Tadi saat istrahat siang Kami mendengar laporan warga kalau korban ditemukan, lokasi penemuan kurang lebih 2 sampai 3 Km dari lokasi korban tengelam, ” Jelas Adrianus.
Adrianus lebih lanjut menjelaskan Bupati Edistasius masih bertahan di Desa Wontong ikut melakukan persiapan pemulangan jenasah korban ke Welak.
“Malam ini (Senin,1/1) jenasah korban direncanakan akan langsung dibawah pihak keluarga ke Orong Welak.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan