LABUAN BAJO –Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai Barat sejak Rabu (21/1) hingga Kamis (22/1) memicu bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah lokasi. Akibatnya, rumah warga terendam air, lahan persawahan terancam gagal panen, serta akses jalan utama terputus total.
Di Mburak, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, puluhan rumah warga terendam banjir setelah curah hujan tinggi menyebabkan air meluap dan masuk ke permukiman. Selain merendam rumah, banjir juga menggenangi areal persawahan milik warga yang kini terancam mengalami gagal panen.
“Air naik sejak malam hari dan masuk ke rumah warga. Sawah-sawah juga tergenang cukup lama,” ujar salah satu warga setempat.
Sementara itu, bencana tanah longsor terjadi di wilayah Sanonggoang, menyebabkan jalur utama menuju Werang terputus total. Longsor dilaporkan terjadi di dua titik, masing-masing pada ruas jalan Bambor – Werang dan Roe – Werang.
Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Warga yang hendak menuju Werang menunda perjalanan.
Hingga Kamis sore, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga terganggu akibat akses jalan yang terputus dan kerusakan lahan pertanian.
Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih terjadi di sejumlah wilayah Manggarai Barat. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan penanganan darurat, terutama pembukaan akses jalan dan pendataan kerugian warga terdampak.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan