
Nagekeo, – Tim BPBD Nagekeo menyerahkan bantuan bahan bangunan rumah serta sembako juga perlengkapan bayi untuk sejumlah desa yang terdampak bencana di Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, NTT, Kamis (9/4).
Beberapa titik disinggahi untuk menyerahkan bantuan berupa seng, paku dengan paket sembako untuk korban angin puting beliung di Kampung Bajo, Desa Ladolima Utara.
Selain itu juga di Desa Ladolima Timur, untuk korban tanah bergerak berupa beras, telur dan mie, popok bayi dan bubur sun kepada keluarga terdampak. Akibat pergeseran tanah ini sejumlah warga mengungsi. Bantuan diberikan kepada 105 kepala keluarga dengan 392 jiwa.
Penyerahan bantuan langsung diserahkan oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonsalo Muga Sada di Kantor Desa Ladolima Timur.
Fenomena tanah begerak di Desa Ladolima Timur membuat tanah bergerak kurang lebih 100 meter dengan lebar retakan 50 cm. Tim geologi sudah mendatangi lokasi dan mengecek kondisi tanah dan masih menunggu hasil analisis.
” Warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing dengan rasa was-was. Dari hasil identifikasi lapangaan tim geologi potensi longsor relatif kecil karena gerakan tanahnya lambat
Apabila hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari warga perlu waspada. Hasil rekomendasi resminya nanti 2 minggu lagi, ” kata Pius Mola Sekretaris Desa Ladolima Timur, mengulang apa yang disampaikan Tim Geologi Bandung.
Falens Viktor Mei, pemilik kebun sekitar tanah retakan mengatakan semenjak adanya tim geologi turun ke lokasi telah dilakukan mitigasi berupa pengikatan tali diantara retakan sebagai penanda agar bisa dideteksi kalau terjadi pergerakan tanah. Selain itu penanaman sereh hutan atas inisiatif warga sebagai pengikat tanah walaupun atas anjuran tim geologi untuk menanam lamtoro.
Viktor menambahkan warga juga mengisi lubang retakan dengan tanah
” Hujan beberapa hari ini semuanya masih kondisi stabil tanah tidak hilang dan tidak ada pergerakan termasuk dengan tali rafia yang kami ikat sebagai penanda, ‘ katanya.
Wakil Bupati Nagekeo mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak BPBD yang selama ini selalu sigap melihat kebencanan. Ia juga mengatakan saat ini kondisi pemerintah daerah dalam kondisi sulit namun tetap berupaya mengatasi segala kondisi kebencanaan sehingga butuh pengertian warga masyarakat dengan kondisi yang terjadi.
” Sepanjang masa kepemimpinan kami BPBD siap siaga selalu on fire. Pemerintah sedang sulit namun kami tetap menolong satu sama lainnya, kalau ada yang kurang kasih tau tidak usah ribut di media. Kondisi diatas sedang dikaji dan masih menunggu info lanjutan, ” katanya.
Nobertus Situ Coo, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Nagekeo saat menyerakahan bantuan mengatakan bantuan ini para pengungsi akibat ancaman pergerakan tanah. Bantuan ini juga untuk angin puting beliung. Dengan keterbatasan yang ada di pemda kami pemerintah tetap hadir sehingga mohon pengertian masyarakat.
” Mohon masyarakat tetap waspada dengan melihat kondisi hujan yang masih sering terjadi di daerah ini, ” katanya.


Tinggalkan Balasan