LAMBA LEDA – Operasi pencarian korban longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan. Penutupan operasi dilakukan setelah Tim SAR Gabungan menemukan korban terakhir pada hari kelima pencarian, Selasa (27/1/2026).
Sebelumnya, pada hari keempat, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Lusia Resem (54). Setelah proses identifikasi, jenazah Lusia diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke Kampung Munta, Desa Compang Weluk, untuk dimakamkan.
Pada hari kelima, tim menemukan satu jenazah sekitar pukul 10:10 WITA, kurang lebih 50 meter dari rumah korban. Selain itu, Yustina Mira (19), yang sebelumnya dinyatakan hilang, juga berhasil ditemukan. Setelah melalui proses identifikasi oleh tim terkait, ketiga korban dinyatakan telah berhasil dievakuasi.
Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh personel SAR gabungan telah ditarik dari lokasi. Pihak kecamatan kini memfokuskan diri pada proses identifikasi akhir, serah terima jenazah kepada keluarga, serta koordinasi pemulihan pasca-bencana.
“Setelah ditemukan semua korban, pencarian ditutup dan semua tim SAR gabungan telah ditarik dari lokasi. Proses identifikasi dan penanganan jenazah selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait dan keluarga,” ujar Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Buru Lana.
Hingga kini, pihak kecamatan bersama instansi terkait masih melakukan pendataan kerusakan serta menyiapkan bantuan darurat bagi warga terdampak.
Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap kondisi lereng dan curah hujan yang berpotensi memicu longsor susulan.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan