SURABAYA – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Sepanjang tahun 2025, perusahaan mencatat total setoran PBBKB di wilayah Jatimbalinus mencapai Rp4,3 triliun, sebagai kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah dan pembangunan infrastruktur.

PBBKB merupakan pajak daerah yang dikenakan atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor dan alat berat. Pajak ini dipungut oleh pemerintah provinsi saat penyerahan BBM oleh penyedia kepada konsumen. Penerimaan PBBKB digunakan untuk pemeliharaan jalan, jembatan, serta peningkatan sarana lalu lintas, sehingga aktivitas transportasi masyarakat menjadi lebih lancar dan aman.

Menurut Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, setoran PBBKB tertinggi selama 2025 berasal dari Jawa Timur sebesar Rp3,1 triliun, diikuti Bali Rp629 miliar, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rp329 miliar, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) Rp252 miliar.

“Pajak ini adalah bentuk kontribusi nyata kami untuk pembangunan di seluruh wilayah Jatimbalinus. Kami berkomitmen untuk terus memastikan pasokan BBM yang aman dan andal, karena setiap energi yang kami salurkan tidak hanya menggerakkan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendorong pembangunan di daerah,” ujar Ahad Rahedi.

Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan, seperti Pertamax Series dan Dex Series. Ahad menekankan, peningkatan penggunaan BBM berkualitas akan berdampak langsung pada setoran pajak daerah, yang selanjutnya dimanfaatkan untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah masing-masing.

“Terima kasih kepada masyarakat yang terus menggunakan BBM berkualitas. Dengan meningkatnya penggunaan BBM berkualitas, pendapatan daerah melalui PBBKB juga meningkat, sehingga pembangunan di daerah dapat terus tumbuh dan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.

Dengan pencapaian Rp4,3 triliun ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus membuktikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi dan pembangunan wilayah di Indonesia bagian timur.

 

Editor : Chellz