Labuan Bajo– Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Mgr. Maximus Regus melepas pawai malam takbiran Idul Fitri 1446 hijriah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran pimpinan umat Katolik ini menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan toleransi antara umat beragama di Labuan Bajo.

Mgr. Maximus Regus melepas rombongan pawai malam takbiran dari Mesjid Nurul Huda Sernaru, Kelurahan Wae Kelambuk, pada Minggu malam. Petinggi umat Katolik di Manggarai Barat itu didampingi oleh Pengurus Hari Besar Islam, Safaruddin Malik dan Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng.

Selain Uskup, hadir juga Pemuda Katolik dan Orang Muda Katolik dari Paroki-Paroki Kota Labuan Bajo. Komunitas orang muda katolik itu ikut melancarkan perayaan malam takbiran tahun tahun ini.

Kehadiran Uskup Labuan Bajo bersama organisasi kepemudaan Katolik di malam takbiran itu sebagai bentuk dukungan umat Katolik terhadap segenap umat Muslim yang merayakan hari kemenangan, IdulFitri 1446 hijriah. Sekaligus bukti kebersamaan dan persaudaraan antara umat beragama di Labuan Bajo.

“Perayaan malam takbiran dapat memperkuat komitmen terhadap nilai persaudaraan, nilai-nilai kemanusiaan serta terus menabur kebaikan di Labuan Bajo,” kata Mgr. Maximus.

Ia juga berharap membangun keharmonisan antara umat beragama harus menjadi budaya dalam merawat kebinekaan.

Sementara Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengajak semua umat beragama untuk terus merawat keharmonisan dan menciptakan Labuan Bajo sebagai kota yang penuh toleransi.

“Keharmonisan antara umat beragama menjadi penting bagi warga Labuan Bajo sebagai destinasi wisata nasional. Kita jaga daerah ini,” kata Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng.

Pawai Keliling Kota

Pawai Malam Takbiran di Labuan Bajo itu diramaikan dengan Miniatur Mesjid yang diarak keliling kota Labuan Bajo sembari melantukan doa-doa kemenangan.

Pengurus Hari Besar Islam (PHBI), Safaruddin Malik mengatakan pawai malam takbiran dilakukan ditengah cuaca yang tidak bersahabat, namun antusias umat sangat tinggi.

Malik mengakui pawai malam takbiran tahun ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya dimana dihadiri oleh Uskup Labuan Bajo.

Malik juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi Pemuda Katolik dan Orang Muda Katolik yang ambil bagian dalam perayaan malam takbiran tahun ini. Menurutnya ini adalah bukti kerukuman umat beragama di Labuan Bajo yang terus dijaga. **

 

Editor: Chellz