Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus bersama BPS Kabupaten Nagekeo meluncurkan Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Sinar Kasih, Rabu, 11/62026.

Badan Pusat Statistik atau BPS Kabupaten Nagekeo resmi meluncurkan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini digelar di Hotel Sinar Kasih, Rabu, 11 Juni 2026. Sensus ini bertujuan mendata seluruh kegiatan ekonomi usaha dan ekonomi keluarga sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Peluncuran dilakukan oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dengan dihadiri oleh sejumlah kepala dinas di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo, para petugas sensus mulai dari pengawas dan pendata lapangan, Ketua Kadin Nagekeo, serta para pengusaha hotel Nagekeo.

Menurut Simplisius Donatus sensus ekonomi saat ini sangat bermanfaat untuk tahun 2027 nanti. Data ini penting dalam pembangunan daerah terutama kebijakan publik. Penting untuk menguasai komunikasi yang baik agar bisa mendapatkan data yang akuntabel.

” Mohon supaya agar para petugas sensus lebih cermat dalam mendata. Penting agar tidak melupakan adat istiadat, sopan santun atau tata krama agar bisa mendapatkan data yang akuntabel, ” kata Simplisius Donatus.

Selain launching kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan diskusi grup dengan moderator Romo Paulus Bongo.

Kepala BPS Kabupaten Nagekeo, Angela Regina Maria Wea, menyatakan Sensus Ekonomi 2026 akan membantu pemerintah memahami kondisi dunia usaha secara lebih akurat.

Menurutnya, sensus ini tidak hanya mendata pelaku usaha, tetapi juga aktivitas ekonomi keluarga. Data yang diperoleh akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan ekonomi pada masa mendatang.

Angela menegaskan keberhasilan sensus sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah, DPRD, camat, kepala desa, lurah, ketua RT, hingga masyarakat.

Salah satu tantangan utama di lapangan adalah keterbatasan waktu responden. Karena itu, koordinasi antara petugas sensus dan ketua RT dinilai penting agar proses pendataan berjalan lancar.

Sementara itu, Ketua Kadin Kabupaten Nagekeo, Sambu Aurelius Ignatius, menyatakan dukungan penuh dunia usaha terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, Kadin siap menjadi jembatan antara BPS dan pelaku usaha melalui sosialisasi, edukasi, serta pendampingan kepada anggota Kadin dan pelaku UMKM.

Data Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi nasional lima hingga sepuluh tahun ke depan. Data yang akurat juga diharapkan membuka peluang investasi, memperkuat UMKM, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan mengusung semangat “Bersama Kita Mendata untuk Data Kita”, seluruh elemen masyarakat diajak berkolaborasi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya data akurat untuk ekonomi yang lebih kuat dan Indonesia yang lebih maju.