
Sikka, NTT – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Gelombang pasang menghantam badan jalan di pusat kecamatan hingga ambrol, sementara sebuah sekolah di wilayah tersebut kini terancam roboh.
Badan jalan di pusat kecamatan Palue terlihat rusak parah setelah diterjang gelombang laut yang terus naik akibat cuaca ekstrem. Kondisi ini diperparah dengan robohnya tanggul penahan abrasi yang sebenarnya telah rusak sejak beberapa tahun lalu akibat hantaman gelombang.
Selain merusak jalan, gelombang pasang juga menghantam bangunan SMPK Rokatenda yang berada tidak jauh dari garis pantai. Saat gelombang tinggi, air laut bahkan mencapai area bangunan sekolah.
Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah dengan 184 siswa itu menjadi tidak nyaman. Sejumlah murid mengaku merasa takut ketika gelombang pasang datang saat mereka sedang mengikuti pelajaran di kelas.
Salah satu warga Palue, Salestinus Laba, mengatakan kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut sudah berulang kali dilaporkan kepada pemerintah, namun hingga kini belum ada penanganan yang nyata.
“Kami sudah beberapa kali melaporkan kondisi ini kepada pemerintah. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi untuk membangun tanggul penahan abrasi,” ujar Salestinus.
Menurutnya, warga sangat berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kerusakan tidak semakin meluas.
Selain jalan dan sekolah, gelombang pasang juga menghancurkan dermaga rakyat yang selama ini digunakan warga sebagai jalur transportasi laut dari Pulau Flores menuju Pulau Palue.

Kerusakan dermaga tersebut membuat aktivitas mobilitas warga dan distribusi barang menjadi semakin sulit.
Warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera turun tangan untuk membangun kembali tanggul penahan abrasi serta memperbaiki fasilitas vital yang rusak akibat gelombang pasang. Tanpa penanganan cepat, kerusakan jalan, sekolah, dan fasilitas transportasi laut di Pulau Palue dikhawatirkan akan semakin parah.


Tinggalkan Balasan