NAGEKEO– Potret buram dunia pendidikan di Indonesia Timur kembali terlihat di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sekolah Dasar Inpres (SDI) Kotakeo, yang berada di Desa Kotakeo, kini dalam kondisi rusak berat dan nyaris tak layak digunakan, sehingga mengganggu proses belajar mengajar puluhan siswa.
Pantauan di lokasi menunjukkan, gedung sekolah mengalami kerusakan parah. Tiga ruang kelas rusak berat, dengan kondisi lantai pecah, dinding retak, plafon jebol, serta atap seng yang bocor ketika musim hujan tiba. Ironisnya, sekolah ini juga tidak memiliki lemari buku untuk perpustakaan, sehingga fasilitas penunjang pembelajaran sangat terbatas.
Dari total 115 siswa, sekitar 70 siswa terpaksa menggunakan ruang kelas yang mengalami kerusakan. Akibatnya, proses belajar mengajar tidak berjalan optimal, terutama saat hujan turun.
Wilayah Desa Kotakeo dikenal memiliki intensitas hujan yang tinggi, dengan musim hujan yang berlangsung cukup panjang, mulai Januari hingga Mei. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam ruang kelas, membuat siswa tidak dapat mengikuti pelajaran dengan nyaman.
Untuk menghindari kebocoran, para siswa terpaksa bergabung dengan kelas lain yang kondisinya masih relatif aman, meski harus belajar dalam keadaan berdesakan.
Kepala SDI Kotakeo, Florida Azi, mengatakan bahwa kerusakan gedung sekolah tersebut telah terjadi sejak tahun 2020, namun hingga kini belum mendapat perhatian serius dari dinas terkait maupun pemerintah.
“Kerusakan gedung ini sudah terjadi sejak tahun 2020, tapi sampai sekarang belum ada perhatian dari dinas terkait maupun pemerintah. Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan, tapi justru kondisi bangunan makin parah karena hujan terus,” ujar Florida.
Pihak sekolah berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan perbaikan, mengingat kondisi gedung sangat mempengaruhi kenyamanan, keselamatan, dan kualitas belajar siswa.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan gedung sekolah ini dikhawatirkan akan semakin parah dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa. Padahal, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk menimba ilmu dan meraih masa depan.
Kondisi SDI Kotakeo menjadi cermin ketimpangan fasilitas pendidikan di wilayah Indonesia Timur dan menegaskan perlunya perhatian serius pemerintah agar hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dapat terpenuhi.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan