MANGGARAI TIMUR — Jalan tanah menuju Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, masih menyisakan jejak longsoran. Di kawasan yang beberapa hari lalu diterjang bencana, sejumlah warga beraktivitas di antara puing dan tanah basah. Jumat, 30 Januari 2026, Aliansi Jurnalis Online (AJO) Kabupaten Manggarai Timur datang langsung ke kampung itu, membawa bantuan bagi warga terdampak tanah longsor.

Rombongan AJO Matim menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban yang terdampak langsung bencana. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih berada dalam situasi darurat pascabencana.

Ketua Aliansi Jurnalis Online Manggarai Timur, Edvon Malyanto, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban longsor di Desa Goreng Meni. Menurut dia, solidaritas masyarakat menjadi penopang penting bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang dengan tulus menyalurkan bantuan kemanusiaan. Kepedulian ini menjadi energi dan harapan bagi keluarga serta sahabat kita yang terdampak bencana,” kata Edvon di sela penyerahan bantuan.

Edvon menegaskan, bantuan yang disalurkan AJO Matim merupakan bagian dari upaya kolektif untuk meringankan beban warga. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, sembari menunggu proses pemulihan berjalan.

Pada kesempatan yang sama, AJO Matim juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor. Edvon menyebut musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan penghiburan,” ujarnya.

AJO Matim turut memberikan penghormatan kepada petugas SAR dan para relawan yang terlibat dalam proses pencarian korban. Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya dua korban yang sempat dilaporkan hilang.

Menurut Edvon, dedikasi petugas dan relawan menjadi contoh nyata kerja kemanusiaan di tengah situasi bencana. Ia berharap semangat tersebut terus terjaga dalam setiap upaya penanganan bencana di Manggarai Timur.

Melalui aksi kemanusiaan ini, AJO Matim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bergandengan tangan dan menumbuhkan kepedulian sosial. Dukungan dan bantuan, sekecil apa pun, dinilai penting bagi proses pemulihan warga terdampak.

“Bersama kita kuat, bersama kita mampu meringankan duka sesama,” kata Edvon.