LABUAN BAJO – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kongres Biasa Asprov PSSI NTT di Hotel Zasgo, Labuan Bajo, Sabtu (29/11/2025).
Agenda tahunan ini membahas sejumlah agenda strategis antaranya penetapan tuan rumah event PSSI Tahun 2026 dan kandidat tuan rumah 2027, penetapan anggota dan calon anggota Asprov PSSI NTT, pencabutan Statuta Asprov PSSI NTT Tahun 2022, pengesahan Statuta PSSI Tahun 2025 di tingkat provinsi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Pusat, Yunus Nusi, turut hadir bersama para pengurus kabupaten/kota dan pemilik klub se-NTT.
Kehadirannya Yunus Nusi guna memastikan jalannya kongres berlangsung lancar dan memberikan keputusan terbaik bagi perkembangan sepak bola Nusa Tenggara Timur.
“Sebagian besar perwakilan kabupaten, kota, dan pemilik klub telah hadir. Semoga kongres ini menghasilkan keputusan terbaik untuk PSSI Nusantara Timur,” kata Yunus kepada media di Labuan Bajo.
Selain menghadiri kongres, Yunus membuka PSSI Grassroots Festival Football di Labuan Bajo pada Sabtu pagi. Sebanyak 150 anak dari berbagai daerah di NTT mengikuti kegiatan tersebut, yang juga dihadiri legenda sepak bola nasional Rully Nere serta 20 pelatih lokal.
Yunus menjelaskan festival tersebut bertujuan memberikan pengalaman, pelatihan dasar, dan motivasi bagi para pemain usia dini.
Yunus menyebut PSSI mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat NTT terhadap sepak bola. Ia menyinggung video pertandingan Liga 4 dan kompetisi antar-klub di Nagekeo, Flores, dan Kupang yang dipadati ribuan penonton.
“Itu sangat membanggakan bagi kami. Antusiasme seperti ini menjadi energi besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia,” katanya.
Ia juga memastikan PSSI akan mengirimkan 10 ribu bola untuk pembinaan usia dini melalui Asprov PSSI NTT.
Bangun Stadion

Yunus menegaskan PSSI dan Asprov NTT telah berdiskusi mengenai rencana pembangunan satu stadion baru di NTT.
Lokasinya diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Asprov PSSI NTT untuk direkomendasikan kepada kementerian terkait.
“Kami akan komunikasikan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian PUPR. NTT sudah layak memiliki stadion baru, apalagi kita lihat pertandingan di Nagekeo bisa menghadirkan ribuan suporter bahkan melebihi Liga 2 yang klub-klubnya profesional,” ujar Yunus.
Rekomendasi lokasi stadion akan diambil berdasarkan hasil kajian Asprov PSSI NTT.
“Kami serahkan kepada Ketua PSSI Provinsi, stadion mana yang layak untuk kami bawa rekomendasinya dan disampaikan ke kementerian,” katanya.**
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan