LABUAN BAJO – Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap empat Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Dalam operasi tersebut, tim mulai menemukan sejumlah barang dan serpihan badan kapal.
Sejak pagi hingga pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif di Perairan Utara Pulau Padar. Tim mengerahkan Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, serta Kapal KPC Ditpolair Polda NTT untuk mendukung operasi pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa tim memfokuskan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Tim SAR Gabungan menyisir perairan sejak pagi hari dengan mengerahkan seluruh unsur laut hingga sore hari,” jelas Fathur Rahman.
Pada pencarian hari kedua ini, Tim SAR Gabungan belum menemukan keempat korban WNA Spanyol. Namun, tim berhasil menemukan sejumlah barang yang diduga kuat berasal dari KM Putri Sakinah.
Pada pukul 09.45 WITA, tim menemukan tabung gas milik kapal. Selang beberapa menit kemudian, tepat pukul 09.57 WITA, tim kembali menemukan salah satu serpihan atau puing kapal.
Selanjutnya, pada pukul 12.35 WITA, tim menemukan bagian body kamar nahkoda. Seluruh temuan tersebut berada dalam radius kurang dari lima nautical mile dari lokasi tenggelamnya kapal.
Fathur Rahman menambahkan, kondisi cuaca dan perairan menjadi tantangan dalam proses pencarian. Gelombang laut setinggi 0,25 hingga 1,5 meter, arus laut yang cukup kuat di sekitar Perairan Pulau Padar, serta hujan lebat yang mengurangi jarak pandang, sempat menghambat operasi. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap melanjutkan pencarian secara maksimal.
“Faktor alam tidak menyurutkan semangat Tim SAR Gabungan. Kami akan melanjutkan pencarian terhadap empat korban WNA Spanyol pada hari ketiga,” tegas Fathur.
Selain itu, Tim SAR Gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan ulang terhadap data manifes korban.
Hasil verifikasi menunjukkan bahwa empat korban yang masih dalam pencarian terdiri dari seorang ayah, satu anak perempuan, dan dua anak laki-laki.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan