LABUAN BAJO — Citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata bahari terus diperkuat melalui penyelenggaraan berbagai event berbasis pesisir. Salah satunya adalah Komodo Ocean Swim 2026, ajang renang perairan terbuka yang digelar di Pulau Seraya Kecil pada Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bali Sports Foundation Asia ini menjadi penyelenggaraan perdana di Labuan Bajo, sekaligus replikasi dari Bali Ocean Swim yang telah berlangsung selama 16 tahun. Event ini diharapkan menjadi agenda tahunan baru guna memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.
Sebanyak 36 peserta dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, Spanyol, Malaysia, dan Indonesia ambil bagian dalam kompetisi ini. Lomba kategori 10 kilometer dimulai pukul 08.00 WITA dengan rute mengelilingi Pulau Anita dan Pulau Hatamin. Sementara kategori 1,2 kilometer yang diikuti peserta dari berbagai kelompok usia dimulai pukul 09.30 WITA.
Founder Bali Sports Foundation Asia, Rodney Holt, mengatakan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga promosi pariwisata Labuan Bajo di tingkat global.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan sport tourism sekaligus mendorong promosi wisata Labuan Bajo. Kami berharap event ini ke depan dapat menarik lebih banyak peserta yang berpotensi menjadi wisatawan,” ujarnya.
Selain aspek olahraga, Komodo Ocean Swim 2026 juga mengusung misi sosial. Seluruh dana dari biaya pendaftaran peserta akan dialokasikan untuk mendukung program olahraga bagi penyandang disabilitas di Bali dan wilayah Indonesia Timur.
Salah satu peserta kategori master, Christian Puentes, mengaku terkesan dengan kondisi perairan Labuan Bajo.
“Pulau Seraya memiliki keindahan terumbu karang yang luar biasa. Perairannya juga aman untuk berenang. Saya berharap event seperti ini terus dilaksanakan,” katanya.
Semangat inklusivitas juga terlihat dari keterlibatan Richard Rahit, yang mendorong pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas di wilayah Manggarai Raya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Andhy MT Marpaung, mengapresiasi penyelenggaraan event ini sebagai upaya diversifikasi atraksi wisata.
“Labuan Bajo terus berkembang sebagai destinasi dengan beragam potensi wisata. Sport tourism menjadi salah satu daya tarik untuk menarik wisatawan berkualitas. Kami berharap event ini dapat menjadi agenda tahunan bertaraf internasional,” ujarnya.
Komodo Ocean Swim 2026 menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong pariwisata yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi kelas dunia.**


Tinggalkan Balasan