LABUAN BAJO — Mengikuti Golo Mori Sunset Run, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak selalu harus berorientasi pada personal best (PB) maupun podium. Bagi Etha Jemali dari Running Enthusiast, pengalaman, kebersamaan, dan mengabadikan momen selama perlombaan juga menjadi bagian penting dari sebuah race.

Hal itu disampaikan Etha Jemali saat konferensi pers Golo Mori Sunset Run 2026, Jumat (7/8/2026).

Etha mengungkapkan, pada pelaksanaan sebelumnya dirinya sempat naik podium. Namun, pencapaian tersebut justru diraih tanpa memasang target khusus.

“Kemarin, kita memang sempat naik podium. Saya mikirnya tahun kemarin itu buat senang-senang saja. Enggak ada mikir naik podium, enggak ada target sama sekali,” ujar Etha.

Menurutnya, Golo Mori memiliki karakter rute yang cukup menantang. Sebelum mengikuti race, para pelari juga sempat melakukan uji rute untuk mengetahui kondisi lintasan.

“Karena sebelumnya kita juga sempat uji rute. Dan memang benar-benar rute Golo Mori ini benar-benar sulit,” katanya.

Karakter rute tersebut membuat persiapan fisik menjadi penting. Etha mengaku rutin berlari tiga sampai empat kali dalam sepekan. Selain berlari, ia juga menyempatkan diri beristirahat dan melakukan latihan beban.

“Kalau untuk persiapannya, saya lari seminggu itu bisa tiga sampai empat kali. Sisanya itu saya istirahat dan latihan beban,” ungkapnya.

Menurut Etha, menjadi seorang pelari tidak cukup hanya dengan berlari. Tubuh juga membutuhkan waktu pemulihan serta latihan kekuatan atau strength training untuk menunjang performa.

“Karena kita sebagai runner atau memang yang benar-benar mau jadi pelari, kita enggak cukup hanya berlari saja. Tetap tubuh kita perlu istirahat, perlu juga angkat beban atau strength training,” jelasnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Etha juga menyampaikan pesan bernada gurauan kepada rekan-rekan media agar tidak melupakan latihan beban.

“Buat kakak-kakak, teman-teman media harus banyak angkat beban,” katanya.

“Karena kita mengangkat berita, jadi beban,” lanjut Etha sambil bergurau.

#BeyondTheLimits

Golo Mori Sunset Run 2026 mengusung tema #BeyondTheLimits, yang menggambarkan semangat peserta untuk melampaui batas kemampuan diri melalui olahraga dan pengalaman berlari di kawasan Golo Mori.

Event ini menghadirkan dua kategori, yakni Fun Run 5K dan Fun Walk 2,5K.

Golo Mori Sunset Run 2026 akan berlangsung pada 22 Agustus 2026 di Kawasan The Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dua kategori tersebut memberikan ruang bagi peserta dengan latar belakang dan kemampuan berbeda untuk ikut ambil bagian, baik mereka yang ingin berlari maupun masyarakat yang ingin menikmati pengalaman berjalan santai di kawasan Golo Mori.

PB1 dan PB2

Ketika ditanya apakah sebuah race harus selalu tentang mengejar personal best atau podium, Etha memiliki pandangan berbeda.

Ia bahkan memiliki istilah tersendiri mengenai PB.

“Saya ini punya dua istilah PB namanya. PB itu PB1, personal best. PB2, foto banyak,” ujarnya.

Bagi Etha, mengikuti Golo Mori Sunset Run bukan hanya tentang mencatat waktu tercepat atau mendapatkan posisi terbaik. Mengabadikan perjalanan selama mengikuti race juga menjadi bagian dari kesenangan sebagai seorang runner.

“Jadi saya bukan hanya sekadar cari podium saja atau personal best, tapi saya harus foto banyak,” katanya.

Ia bahkan berharap semakin banyak fotografer yang hadir untuk mengabadikan momen para pelari selama mengikuti Golo Mori Sunset Run.

“Kalau bisa nanti fotografernya banyak,” ujar Etha sambil tertawa.

Bagi Etha, semangat dalam sebuah race tidak selalu harus diukur dari podium dan catatan waktu. Tantangan rute, pengalaman berlari bersama komunitas, menikmati suasana kawasan Golo Mori, hingga membawa pulang dokumentasi menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Dengan tema #BeyondTheLimits, Golo Mori Sunset Run 2026 bukan hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk menantang batas diri, menikmati pengalaman olahraga, dan membangun kenangan bersama di kawasan The Golo Mori.

Bagi Etha, podium boleh menjadi pencapaian. Namun, dalam sebuah race, ada banyak hal lain yang juga layak dirayakan termasuk satu hal sederhana: PB2, foto banyak.

 

Editor : Chellz