MANGGARAI BARAT – Akses menuju Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, kembali normal setelah sempat terhambat akibat pohon tumbang yang merobohkan gapura ikonik desa. Penanganan cepat dilakukan melalui aksi tanggap darurat yang dipimpin langsung Kapolsek Sano Nggoang, Risbel Pandiangan, Selasa pagi.
Gotong royong pembersihan melibatkan personel Polsek Sano Nggoang, Kelompok Sadar Wisata Cunca Plias, serta Pemerintah Desa Wae Lolos. Mereka bersama-sama menyingkirkan batang dan ranting pohon yang menutup total badan jalan, jalur utama menuju kawasan wisata tersebut.
“Kondisi jalan sempat lumpuh karena pohon tumbang. Ini sangat mengganggu aktivitas warga dan wisatawan, sehingga harus segera ditangani,” ujar Kapolsek Risbel Pandiangan di sela kegiatan.
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sano Nggoang sejak beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama kejadian tersebut. Hujan deras disertai angin kencang tidak hanya menghambat akses jalan, tetapi juga merusak aset pariwisata desa.
Salah satu dampak paling terasa adalah robohnya gapura ikonik bertuliskan “Selamat Datang di Desa Wisata Wae Lolos”. Gapura berbahan bambu yang menjadi simbol penyambutan wisatawan sekaligus spot foto favorit itu roboh setelah tertimpa pohon besar.
“Gapura itu bukan sekadar pintu masuk, tapi identitas dan kebanggaan desa wisata kami. Kehilangan ini sangat kami rasakan,” kata Ketua Pokdarwis Cunca Plias, Robert Perkasa.
Di tengah proses pembersihan, Kapolsek Risbel Pandiangan juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Menurutnya, cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dan dapat memicu pohon tumbang maupun longsor.
“Kami minta masyarakat tidak lengah. Jika melihat potensi bahaya di jalan atau lingkungan sekitar, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.
Setelah sekitar dua jam kerja bersama, akses jalan menuju Desa Wisata Wae Lolos berhasil dibuka sepenuhnya. Kendaraan roda dua dan roda empat kini kembali melintas dengan aman.
Pihak Pokdarwis bersama pemerintah desa berencana membangun kembali gapura yang roboh dengan desain lebih kokoh dan tahan cuaca ekstrem, demi menjaga wajah dan daya tarik Desa Wisata Wae Lolos ke depan.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan