LABUAN BAJO – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo resmi memulai pembangunan Rumah Susun Negara Tipe D dan E Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan keimigrasian di kawasan pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
Pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di kompleks Kantor Imigrasi Labuan Bajo pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Staf Ahli Bupati Manggarai Barat Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Barat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT mengatakan pembangunan rumah susun merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sekaligus memperkuat pelayanan publik di sektor keimigrasian.
Menurutnya, tersedianya hunian yang layak akan memberikan kenyamanan bagi pegawai sehingga dapat meningkatkan disiplin, produktivitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pelayanan keimigrasian kepada masyarakat maupun wisatawan di Labuan Bajo diharapkan semakin cepat, efektif, dan berkualitas.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyambut baik pembangunan tersebut. Melalui Staf Ahli Bupati, pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh karena proyek ini dinilai memperkuat infrastruktur pelayanan publik di tengah meningkatnya aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat di Labuan Bajo.
Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ritual adat Manggarai Tai Hang sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus doa agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya dilakukan pengecoran pondasi secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, disaksikan unsur Forkopimda, antara lain Komandan Lanal Labuan Bajo, Dandim 1630 Manggarai Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, dan Ketua Pengadilan Negeri Labuan Bajo.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian M, menegaskan seluruh proses pembangunan akan diawasi secara ketat agar selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.
“Kami telah mengingatkan penyedia jasa konstruksi untuk mengutamakan mutu pekerjaan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta mematuhi seluruh spesifikasi teknis. Kami berharap pembangunan berjalan aman, tertib, dan selesai sesuai target sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan keimigrasian,” ujarnya.
Pembangunan Rumah Susun Negara ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur Imigrasi sekaligus memperkuat kualitas layanan keimigrasian di Labuan Bajo, yang terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Forkopimda dalam mendukung penguatan pelayanan publik di Kabupaten Manggarai Barat.**


Tinggalkan Balasan