LABUAN BAJO — Kompetisi sepak bola di Manggarai Barat kembali bergeliat. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Manggarai Barat resmi menggelar Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026.

Sebanyak 27 tim siap bertarung memperebutkan gelar juara dalam turnamen yang diproyeksikan menjadi salah satu kompetisi sepak bola terbesar di Manggarai Barat tahun ini.

Kick-off perdana berlangsung Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 14.00 WITA, di Stadion Ora Flobamora, Labuan Bajo.

Hasil drawing menempatkan 27 tim ke dalam delapan grup, mulai Grup A hingga Grup H. Sejak fase penyisihan, persaingan diprediksi berlangsung sengit karena setiap tim membawa ambisi masing-masing untuk melangkah sejauh mungkin.

Delapan Grup, 27 Tim Siap Tempur

Grup A menjadi salah satu grup dengan empat kontestan. Warloka, Umar Lantar, Terang FC, dan Vamos Bajo akan saling berebut tiket menuju fase berikutnya.

Sementara itu, Grup B dihuni Gladiator, Monster, dan SDV.

Grup C mempertemukan Ora Putra, Buntal FC, dan Lembor FC.

Kemudian di Grup D, Semandu, Papagarang, dan Messah United akan bersaing memperebutkan posisi terbaik.

Persaingan juga dipastikan menarik di Grup E yang berisi Wae Kesambi, Sama Nggitan, PS Nisar, dan Kobar FC.

Grup F diisi PS Menjaga, Krisna FC, dan PS Batu Tiga.

Selanjutnya, Grup G menjadi salah satu grup dengan empat tim, yakni Wae Mata, Kolang FC, Black Crown, dan Lancang FC.

Sedangkan Grup H mempertemukan Mata Wae, Komodo United, dan Kaper FC.

Komposisi tersebut membuat perjalanan menuju fase knockout dipastikan tidak mudah. Setiap laga akan menjadi kesempatan bagi tim untuk mengamankan poin sekaligus menjaga peluang melaju ke babak selanjutnya.

Rp120 Juta Menanti Sang Juara

Bukan hanya trofi yang diperebutkan. PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 juga menawarkan total hadiah mencapai Rp120 juta.

Juara pertama akan membawa pulang Rp50 juta, disusul juara kedua sebesar Rp30 juta.

Sementara itu, tim yang finis di posisi ketiga mendapatkan Rp20 juta, sedangkan peringkat keempat memperoleh Rp10 juta.

Panitia juga memberikan penghargaan individual. Pemain yang menjadi Top Scorer dan Pemain Terbaik masing-masing berhak mendapatkan hadiah Rp5 juta.

Besarnya hadiah membuat turnamen ini bukan sekadar ajang adu gengsi antarklub, tetapi juga menjadi panggung bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Bukan Sekadar Perebutan Trofi

Ketua PSSI Kabupaten Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, menegaskan PSSI Cup II bukan semata-mata kompetisi untuk memperebutkan trofi dan hadiah.

Menurutnya, turnamen tersebut merupakan bagian dari program kerja PSSI Manggarai Barat untuk membangun ekosistem sepak bola daerah yang sehat dan kompetitif.

“Ini merupakan bagian dari program kerja PSSI Manggarai Barat. Kami berharap turnamen ini mampu membangun ekosistem sepak bola yang sehat, kompetitif, sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi klub-klub di daerah,” ujar Yono Jehanu.

Yono melihat geliat sepak bola Manggarai Barat dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan perkembangan positif.

Antusiasme masyarakat terhadap berbagai turnamen antarkampung atau tarkam menjadi salah satu indikator bahwa sepak bola masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat.

PSSI Cup II kemudian diharapkan menjadi level berikutnya. Klub-klub dari berbagai wilayah tidak hanya bertanding untuk mencari pemenang, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkompetisi dalam sebuah turnamen yang lebih terorganisasi dan bergengsi.

Panggung Pemain Lokal

Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain lokal untuk mencuri perhatian.

Di tengah persaingan antarklub, performa individu akan menjadi salah satu daya tarik utama. Perebutan gelar Top Scorer dan Pemain Terbaik dipastikan menambah warna dalam perjalanan kompetisi.

Bagi klub, PSSI Cup II menjadi momentum untuk menguji kedalaman skuad, strategi permainan, sekaligus mental bertanding.

Bagi pemain, setiap menit di lapangan menjadi kesempatan untuk membuktikan diri.

Dan bagi publik sepak bola Manggarai Barat, turnamen ini menjadi panggung untuk menyaksikan talenta-talenta lokal bertarung dalam atmosfer kompetisi yang lebih kompetitif.

PSSI Manggarai Barat mengusung tiga nilai utama dalam penyelenggaraan turnamen tersebut: Fair Play, Sportivitas, dan Persaudaraan.

Sebab, pada akhirnya, sepak bola bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi di akhir kompetisi.

Sepak bola juga tentang bagaimana pertandingan mempertemukan rivalitas di lapangan dengan persaudaraan setelah peluit panjang berbunyi.

Dengan 27 tim, delapan grup, hadiah Rp120 juta, dan ambisi besar setiap klub, PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 kini siap memasuki babak baru.

Stadion Ora Flobamora menjadi panggung pertama. Bola segera bergulir, dan perburuan tahta sepak bola Manggarai Barat resmi dimulai.**