LABUAN BAJO – Tragedi kecelakaan laut di perairan Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menarik perhatian dunia internasional. Klub sepak bola asal Spanyol, Valencia CF, mengonfirmasi bahwa salah satu pelatihnya, Fernando Martín, bersama tiga anaknya, menjadi korban dalam insiden tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.

Fernando Martín diketahui merupakan pelatih tim cadangan putri Valencia CF Femenino B. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi yang dirilis di media sosial dan kanal komunikasi klub.

Melalui akun resmi @valenciacf, manajemen klub menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas tragedi yang menimpa salah satu bagian dari keluarga besar Valencia CF. Klub menegaskan bahwa informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh otoritas berwenang di Indonesia.

“Valencia CF berduka cita atas wafatnya Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, serta tiga anaknya dalam kecelakaan kapal yang tragis di Indonesia,” tulis pihak klub.

Valencia CF juga menyatakan solidaritas dan dukungan penuh kepada keluarga korban, rekan-rekan tim, serta seluruh jajaran Valencia CF Femenino dan Akademi VCF yang turut merasakan kehilangan besar ini.

Berdasarkan data dari otoritas setempat, kapal phinisi KM Putri Sakinah membawa 11 penumpang, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martín, empat kru kapal, dan seorang pemandu wisata. Insiden terjadi setelah kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan.

Kepala KSOP Kelas III, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem memperburuk situasi. Kapal dilaporkan dihantam gelombang tinggi secara mendadak hingga kehilangan kendali dan akhirnya tenggelam di perairan sekitar Pulau Padar.

“Gelombang yang terjadi merupakan swell dengan ketinggian mencapai 2 hingga 3 meter. Kondisi tersebut muncul tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu relatif singkat,” kata Stephanus.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan operasi pencarian terhadap Fernando Martín dan tiga anaknya, yakni Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, serta Martines Ortuno Enriquejavier.

Sementara itu, Ortuno Andrea, istri Fernando Martín, bersama satu anak lainnya, Mar Martinez Ortuno, berhasil diselamatkan dan kini dalam penanganan pihak terkait.

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang komunitas sepak bola internasional, khususnya keluarga besar Valencia CF.

Editor : Chellz