Labuan Bajo – Fokus Group Discussion (FGD) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat untuk menyusun laporan evaluasi Pemilu dan Pilkada tahun 2024 kurang diminati Partai Politik (Parpol). Padahal FDG itu digelar untuk membantu KPU memperbaiki kinerja di masa mendatang.

FDG yang digelar di Sazgo Hotel, Senin (24/2/2025) itu diwarnai kursi kosong. Padahal sebelumnya KPU Manggarai Barat telah mengundang Banwaslu, Pimpinan Partai Politik, Pekerja Media, dan Pemantauan Pemilu.

Pantauan floresinside.com menemukan FDG hanya dihadiri 6 parpol yaitu PDIP, Gerindra, PKB, Partai Buruh dan PKN. Sepinya minat para pihak itu juga membuat agenda FDG yang disediakan pukul 09.00 wita harus undur ke jam 10.00 wita.

Acik Wesa, seorang Wartawan yang ikut hadir di FDG mengatakan Parpol merupakan pihak yang paling relevan dalam membaiki tata kelola pemilu. Selain sebagai peserta pemilu, menurut Acik Parpol memiliki pengalaman yang intens terhadap penyelenggaraan pemilu.

“Ruang FDG ini seharusnya dimanfaatkan Partai Politik untuk perbaiki kinerja KPU”, tegas Acik.

Senada juga disampaikan Alfonsius Abun, Wartawan VIVAnews.com. Ia mengkritik rendahnya minat Parpol dalam mengevaluasi kinerja KPU.

“Parpol sering protes tata kelola penyelenggaraan pemilu, giliran diberi kesempatan untuk bersama-sama mengevakuasi malah memilih tidak hadir”, tegas Apong.

Sementara itu, Ketua KPU Manggarai Barat, Ferdiano Surtato Parman mengatakan Forum FDG penyusunan laporan Evaluasi Pemilihan Tahun 2024 merupakan instrumen penting dalam memperbaiki tata kelola penyelenggaraan pemilihan.

“Kami ingin memperbaiki secara integral. FDG menjadi instrumen penting memperbaiki tata kelola penyelenggaraan pemilihan kedepan”, jelas Parman.***

Editor : Chellz