LABUAN BAJO — Kolang FC tampil menggila pada babak kedua dan mengakhiri perlawanan Wae Mata FC dengan kemenangan telak 6-1 dalam laga babak pengisian PSSI Manggarai Barat 2026 Pool G.
Pertandingan yang dipimpin wasit utama Hans itu berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim langsung saling menekan, dengan Kolang FC mengandalkan serangan dari sektor sayap kanan.
Pergerakan dari sisi tersebut beberapa kali membuat pertahanan Wae Mata FC bekerja keras. Namun, Wae Mata mampu merespons dengan permainan lini tengah yang cukup hidup.
Yanto menjadi salah satu pemain Wae Mata FC yang beberapa kali mendapatkan peluang emas. Sayangnya, sejumlah kesempatan tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Pada babak pertama, Wae Mata FC bahkan lebih dominan dalam penguasaan bola. Sementara permainan Kolang FC terlihat belum tertata dan kerja sama antarpemain masih belum maksimal.
Kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Kolang Menggila Setelah Turun Minum
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis. Kolang FC memperbaiki pola permainan dan meningkatkan intensitas kerja sama antarlini. Kombinasi lini tengah dan sektor sayap mulai berjalan efektif.
Sebaliknya, daya serang Wae Mata FC justru menurun. Stamina sejumlah pemain mulai terkuras sehingga koordinasi permainan tidak lagi sekuat babak pertama.
Pertahanan Wae Mata FC yang dipimpin Mustaji sempat membuat lini depan Kolang kesulitan. Namun, tekanan yang terus datang akhirnya membuat benteng pertahanan Wae Mata mulai retak.
Gol pertama Kolang FC lahir pada menit ke-54. Saverius Turut berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan dari sektor sayap kanan.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Kolang FC semakin percaya diri dan terus menekan. Pada menit ke-61, mereka kembali mencetak gol ketika Wae Mata FC harus kehilangan dua pemain yang keluar lapangan akibat cedera.
Situasi tersebut membuat koordinasi pertahanan Wae Mata semakin rapuh.
Florensius Dilan, pemain nomor punggung 9, kemudian mencetak gol pada menit ke-64. Umpan apik dari sektor sayap dan lini tengah berhasil dimanfaatkan dengan baik untuk memperbesar keunggulan Kolang.
Kolang belum berhenti.
Pada menit ke-71, Saverius Turut kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan kelengahan lini belakang Wae Mata FC untuk menambah keunggulan Kolang.
Wae Mata mencoba bangkit. Octo nomor punggung 7 dan Mustaji nomor 4 berusaha mengangkat permainan tim. Keduanya dikenal cukup sering tampil dalam berbagai turnamen antarkampung di Manggarai Raya.
Namun, tekanan Kolang FC terlalu sulit dihentikan. Fansianus Janggur kemudian mencetak gol pada menit ke-78.
Wae Mata FC baru mampu memberikan respons pada menit ke-82 melalui Iksan. Namun, gol tersebut belum mampu mengubah momentum pertandingan.
Kolang FC tetap agresif hingga akhir pertandingan dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 6-1.
Babak Kedua Jadi Pembeda
Kemenangan 6-1 tersebut memperlihatkan kontras permainan kedua tim.
Wae Mata FC sempat tampil lebih dominan dan menguasai permainan pada babak pertama. Namun, setelah turun minum, mereka kehilangan stamina dan daya serang.
Kolang FC justru menunjukkan perkembangan permainan yang signifikan. Kerja sama antarpemain semakin padu, serangan dari sayap semakin efektif, dan lini depan mampu memanfaatkan kelengahan pertahanan Wae Mata.
Dari laga yang berakhir 0-0 pada babak pertama, Kolang FC kemudian meledak pada paruh kedua dan mencetak enam gol untuk memastikan kemenangan 6-1.
Hasil ini menjadi peringatan serius bagi tim-tim lain di Pool G. Kolang FC menunjukkan bahwa mereka bukan hanya mampu bertahan dalam pertandingan ketat, tetapi juga memiliki kemampuan mengubah momentum menjadi kemenangan besar.
Jadwal Pertandingan Berikutnya
Babak pengisian PSSI Manggarai Barat 2026 kembali bergulir pada Rabu (12/8).
Ora Putra dijadwalkan menghadapi Buntal FC mulai pukul 14.00 Wita. Pada pertandingan lainnya, SDV akan berhadapan dengan Gladiator.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan