LABUAN BAJO — Sekitar 50 anggota keluarga Pastor Marsel Agot, SVD mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Manggarai Barat, Kamis (5/2/2026). Kedatangan rombongan keluarga itu untuk mendampingi Pastor Marsel melaporkan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang disebut dilakukan oleh Alo Oba dan sejumlah pihak lain melalui pemberitaan media daring.
Pastor Marsel hadir bersama kuasa hukumnya, Iren Surya dan Aven Jerman. Di Mapolres Manggarai Barat, kuasa hukum menyampaikan laporan pidana terkait tuduhan yang menyebut Pastor Marsel mengerahkan preman bersenjata parang ke lokasi tanah di Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo.
“Hari ini kami datang melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Alo Oba dan rekan-rekannya. Klien kami dituduh dan difitnah mengerahkan preman serta membawa senjata tajam, tuduhan yang kami nilai tidak berdasar dan mencoreng nama baik seorang imam Katolik,” kata Aven Jerman kepada wartawan.
Selain laporan pidana ke kepolisian, tim kuasa hukum juga menempuh jalur etik pers. Iren Surya menyatakan telah mengajukan pengaduan ke Dewan Pers terhadap sedikitnya tujuh media online yang memberitakan tuduhan tersebut tanpa konfirmasi kepada Pastor Marsel.
“Identifikasi sementara kami ada tujuh media online yang memuat informasi tanpa verifikasi dan membangun framing yang menyesatkan. Pengaduan resmi telah kami ajukan ke Dewan Pers,” ujar Iren.
Menurut kuasa hukum, pemberitaan tersebut tidak hanya dinilai memuat tuduhan pengerahan preman, tetapi juga menyematkan label lain seperti mafia tanah kepada Pastor Marsel. Hal itu dinilai merusak reputasi pribadi maupun lembaga keagamaan yang bersangkutan.
Anggota keluarga Pastor Marsel, Melki Nurdin, mengatakan kehadiran puluhan keluarga di Mapolres Manggarai Barat merupakan bentuk dukungan moral. Ia menyebut tuduhan yang beredar telah melukai perasaan keluarga besar.
“Sebagai keluarga, kami mengenal siapa Pastor Marsel. Tuduhan seperti membawa preman, parang, hingga disebut mafia tanah yang tersebar di media online sangat menyakitkan. Karena itu kami datang bersama untuk memberikan dukungan moral dan memastikan beliau tidak berjalan sendiri,” kata Melki.
Hingga laporan disampaikan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut atas pengaduan tersebut.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan