LABUAN BAJO – Krisna FC tampil dominan saat menghadapi Menjaga FC dalam lanjutan PSSI Manggarai Barat Cup 2026 di Stadion Ora Flobamorata, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/8/2026). Bermain dengan jersey merah-hitam, Krisna langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan wasit Yongki. Sementara Menjaga FC tampil dengan jersey putih-putih berlis hitam.
Sejak awal pertandingan, Krisna terlihat lebih agresif dalam membangun serangan. Sektor sayap kanan menjadi salah satu jalur yang paling sering digunakan untuk membongkar pertahanan Menjaga. Pergerakan pemain depan dan kontrol bola yang cukup konsisten membuat Krisna lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Berawal dari tendangan pojok, Aldon Lalu berhasil memanfaatkan peluang dan membawa Krisna FC unggul 1-0. Gol tersebut membuat permainan Krisna semakin percaya diri, sementara Menjaga harus bekerja lebih keras untuk keluar dari tekanan.
Menjaga FC mencoba memberikan respons menjelang babak pertama berakhir. Beberapa tembakan dilepaskan ke arah gawang Krisna, tetapi belum menemui sasaran. Bola beberapa kali melenceng keluar lapangan. Sejumlah tendangan pojok juga belum mampu dimanfaatkan dan masih berhasil diamankan kiper Krisna. Hingga turun minum, Krisna tetap memimpin 1-0.
Memasuki babak kedua, Krisna kembali mengambil kendali permainan. Tekanan langsung diberikan sejak menit-menit awal sehingga barisan belakang Menjaga sempat kewalahan. Beberapa serangan Krisna bahkan berakhir dengan bola keluar lapangan karena rapatnya pertahanan Menjaga.
Menjaga kemudian mencoba mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Sebelum hydration break, pemain depan mereka sempat melakukan gocekan di depan gawang Krisna, tetapi tembakan akhir justru melenceng jauh dari sasaran. Krisna merespons dengan serangan balik dan sejumlah peluang. Beberapa tembakan mereka bahkan membentur mistar gawang, sementara sepakan lainnya masih melambung di atas mistar.
Setelah hydration break, pertandingan berjalan lebih terbuka. Krisna tetap mengandalkan serangan dari kedua sisi sayap. Umpan-umpan dari kanan dan kiri beberapa kali cukup akurat untuk membuka ruang, tetapi belum berhasil menambah keunggulan. Menjaga juga memiliki beberapa peluang, namun penyelesaian akhir belum mampu mengubah skor.
Pertahanan belakang Menjaga sebenarnya tampil cukup baik dalam menahan serangan Krisna. Namun, sektor tengah beberapa kali menjadi ruang yang berhasil dimanfaatkan Krisna. Setelah berkali-kali menekan, peluang akhirnya kembali datang dan pemain bernomor punggung 17 Krisna FC berhasil memanfaatkannya setelah menerima umpan dari sayap kanan.
Gol tersebut membuat Krisna unggul 2-0. Menjaga FC tidak menyerah dan terus mencoba memperkecil ketertinggalan, termasuk memanfaatkan tambahan waktu tiga menit. Namun, Krisna mampu menjaga konsentrasi dan tetap memberikan tekanan sehingga Menjaga kesulitan menciptakan peluang bersih.
Hingga wasit Yongki meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol yang tercipta. Krisna FC mengamankan kemenangan 2-0 atas Menjaga FC. Hasil ini menjadi buah dari permainan menyerang Krisna yang konsisten, terutama melalui sektor sayap, sementara Menjaga harus mengakui keunggulan lawan setelah sejumlah peluang yang mereka dapatkan belum mampu dikonversi menjadi gol.
Editor : Chellz


Tinggalkan Balasan