LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPC HPI) Manggarai Barat membentuk tim khusus pengrekrutan anggota periode 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Februari 2026 mendatang.
Tim khusus nantinya bertugas melakukan verifikasi berkas calon anggota. Tim ini juga memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi sebelum peserta mengikuti tahapan selanjutnya.
Setelah masa pendaftaran berakhir, proses seleksi akan berlanjut pada tahap wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari hingga 2 Maret 2026. Wawancara difokuskan untuk mengukur kapasitas calon anggota dari aspek keterampilan (skill), sikap (attitude), dan pengetahuan (knowledge).
Tim verifikator dan pewawancara terdiri dari para pramuwisata senior yang miliki rekam jejak pelayanan wisata yang bermutu serta pengalaman profesional di bidang kepemanduan.
Ketua DPC HPI Manggarai Barat, Aloysius Suhartum Karya, menegaskan skema seleksi ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga standar kualitas pemandu wisata di daerah destinasi super prioritas tersebut.
“Kami ingin memastikan setiap anggota HPI yang bergabung benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan wawasan destinasi yang baik. Seleksi ini tidak hanya administratif, tetapi juga mengukur kapasitas nyata di lapangan,” ujar Aloysius.
Ia menambahkan, para calon anggota diharapkan memiliki pengetahuan luas mengenai destinasi pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya, serta kemampuan berbahasa Inggris yang memadai sebagai sarana komunikasi efektif dengan wisatawan mancanegara.
Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya DPC HPI Manggarai Barat dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pariwisata, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke kawasan Manggarai Barat.
Dengan sistem seleksi yang ketat dan profesional, DPC HPI Manggarai Barat berharap dapat melahirkan pramuwisata yang mampu menjaga citra pelayanan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing internasional.
Editor : Chelz


Tinggalkan Balasan